Gerakan Cemilan Sehat Berbasis Nanas dan Kacang Tanah untuk Mengurangi Konsumsi Jajan Anak dalam Mencegah Stunting di Desa Kaenbaun, Kabupaten Timor Tengah Utara

Isabel De Fatima Gudino, Maria Rovina J. Lamak, Meteria Simbolon, Tiarmawati Sembiring

Abstract


Stunting is a chronic nutritional problem that remains a major public health challenge, particularly in rural areas with limited access to nutritious food and information. One contributing factor is the high consumption of processed snacks and junk food with low nutritional value among children. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of mothers and community health cadres in reducing unhealthy snack consumption through a healthy snack movement based on local food ingredients. The activity was conducted in Kaenbaun Village, North Central Timor Regency, using nutrition education sessions, hands-on practice in making healthy snacks from peanuts and pineapple, and continuous mentoring. The results indicated increased participant awareness of the risks of processed snacks and the importance of balanced nutrition for children. Participants were able to independently prepare healthy snacks, demonstrated strong enthusiasm, and applied food hygiene and safety principles at community level.


Keywords


Stunting, Unhealthy Snacks, Healthy Snacks, Local Food, Community Service.

Full Text:

PDF

References


Bappenas. (2020). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2020–2024. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Fitri, J., & Huljannah, H. (2022). Pendidikan gizi berbasis praktik sebagai upaya perubahan perilaku konsumsi keluarga. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(2), 89–98.

Fitriana, A., Putri, D. A., & Rahmawati, S. (2025). Edukasi gizi seimbang dan pengaruhnya terhadap pengetahuan dan sikap ibu balita dalam pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(1), 55–64.

Hasriani, H., Sari, N., & Putra, A. (2024). Inovasi pangan berbasis kacang tanah sebagai makanan tambahan untuk pencegahan stunting pada anak. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 12(2), 145–154.

Kelrey, J., Manuhutu, S., & Latuheru, M. (2024). Edukasi jajanan sehat sebagai upaya perubahan perilaku konsumsi anak usia sekolah dasar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), 66–74.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku saku hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Lindawati, L., Handayani, R., & Saputri, E. (2024). Peran edukasi gizi terhadap literasi gizi ibu dan pencegahan stunting: Kajian literatur. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 33–42.

Marlinton, S., & Sulistyaningsih, D. (2025). Pangan lokal dan keberlanjutan intervensi gizi masyarakat pedesaan. Jurnal Ketahanan Pangan, 10(1), 41–52.

Nur, A., Hidayat, R., & Sulastri, N. (2024). Edukasi makanan sehat sebagai strategi peningkatan kesadaran gizi masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 8(2), 101–109.

Rahmanindar, N., Wulandari, R., & Prasetyo, B. (2020). Stunting dan tantangan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(3), 121–129.




DOI: https://doi.org/10.31004/abdira.v6i1.1550

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Isabel De Fatima Gudino, Maria Rovina J Lamak, Meteria Simbolon, Tiarmawati Sembiring

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.