Penguatan Kapasitas Aparatur Desa Bojong Menteng (Lebak) dalam Membangun Desa tanpa Kemiskinan melalui Komunikasi Efektif
Abstract
Rural poverty remains a major issue affecting community well-being, particularly in areas like Bojong Menteng, Banten. Village officials play a crucial role in designing and implementing empowerment programs to address poverty. However, numerous challenges remain, including limited capacity for effective communication between village officials and the community. Ineffective communication can hinder the success of village empowerment programs, therefore, strengthening the communication capacity of village officials is crucial. The targeted outcome of this program is that Bojong Menteng Village officials will have a better understanding of effective communication in managing community empowerment programs. The targeted outcomes are improved communication skills among village officials, the creation of synergy between the village government and the community, and the more effective implementation of village programs to alleviate poverty. This program is also expected to provide a communication model that can be applied by other villages facing similar challenges.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anwar, M., & Nugroho, H. (2020). Komunikasi Efektif dalam Pengelolaan Desa: Meningkatkan Kapasitas Aparatur Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Komunikasi dan Pembangunan, 12(3), 45-61.
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024: Strategi Pembangunan Desa dan Pengentasan Kemiskinan. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Dharmawan, E. & Rahayu, P. (2019). Peran Komunikasi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa: Studi Kasus di Desa X, Kabupaten Y. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(2), 89-101.
Firmansyah, A., & Pratiwi, A. (2022). "Penguatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat". Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 8(1), 1-15.
Hartono, H., & Wibowo, R. (2021). "Strategi Komunikasi Pemerintah Desa dalam Penanganan Kemiskinan di Desa Sukamaju". Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(2), 123-138.
Mahendra, A. & Kurniawan, S. (2022). Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Implikasinya Terhadap Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pembangunan Sosial. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 10(3), 45-58.
Pemerintah Kabupaten Lebak. (2022). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebak Tahun 2023-2027. Lebak: Bappeda Kabupaten Lebak.
Raharjo, S., & Kusuma, D. (2019). "Model Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintah Desa". Jurnal Kebijakan Publik, 10(1), 34-45.
Samaun R, Bakri B, Mediansyah Ar. Upaya Pemerintah Desa Mendorong Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Oluhuta Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi. 2022 Oct 31;1(1):18–33.
Tutiasri Rp, Santoso W, Rahmawati A. Pemanfaatan Whatsapp Grup Sebagai Media Komunikasi Di Daerah Pedesaan. Jurnal Ilmu Komunikasi. 2021 Apr 1;11(1):79–92.
Wahyudi, S. (2020). Model Komunikasi Efektif dalam Pengembangan Desa: Mengintegrasikan Pendekatan Partisipatif dan Desentralisasi. Jurnal Pembangunan Desa, 8(2), 114-127.
Widiastuti, A. (2022). Solusi atas Tantangan Kemiskinan di Desa: Peran Komunikasi Efektif dalam Menyusun Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 18(1), 55-71.
DOI: https://doi.org/10.31004/abdira.v5i4.870
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Syaifuddin Syaifuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)
