Implementasi Digital Marketing Sebagai Media Pemasaran untuk Meningkatkan Omset UMKM di Tenun Lurik Bagong Asli Kedungjambal, Tawangsari, Sukoharjo
Abstract
The development of MSMEs in Indonesia continues to improve in quality, supported by strong government initiatives that help maintain and strengthen the national economic structure. However, partners still face key challenges, particularly in marketing and business management. They have no media or online platforms to promote their authentic Kedungjambal Lurik Bagong fabric products, and the absence of a legal business entity reduces consumer trust. Effective management is also needed to organize resources and achieve business goals efficiently. To overcome these issues, the PKM program aims to implement digital marketing strategies through the creation of a website, business Instagram, and WhatsApp Business accounts for product promotion and sales. Partners receive training to operate these platforms independently. Furthermore, the PKM team assists in registering a business entity (CV) and obtaining copyright for the Lurik fabric design, thereby improving product credibility, expanding market access, and increasing the competitiveness of the MSME.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andini, R., & Fadilah, M. (2020). Peningkatan kapasitas manajemen keuangan bagi pelaku UMKM. Jurnal Pengabdian Ekonomi, 5(2), 67–74.
Fitriana, A., & Nugraha, D. (2020). Transformasi digital UMKM di era industri 4.0. Jurnal Ekonomi Kreatif, 8(1), 33–41.
Handayani, S. (2022). Revitalisasi tenun tradisional sebagai produk budaya dan ekonomi kreatif. Jurnal Seni dan Desain, 14(2), 101–110.
Hidayat, A. (2021). Dampak pandemi COVID-19 terhadap omzet pelaku UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 22(3), 150–160.
Kurniawan, D., & Sari, R. (2019). Kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 98–107.
Kusumawati, I. (2021). Potensi ekonomi kain tenun lurik dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, 3(1), 45–53.
Lestari, P., Suryani, D., & Arifin, B. (2023). Implementasi IKU perguruan tinggi melalui program PKM berbasis UMKM. Jurnal Pendidikan Tinggi, 7(1), 24–33.
Mulyani, N. (2023). Asta Cita dan penguatan ekonomi kreatif nasional. Jurnal Kebijakan Publik, 11(4), 201–210.
Ningsih, E., & Dewi, K. (2021). Literasi digital bagi UMKM dalam menghadapi tantangan industri 4.0. Jurnal Teknologi dan Bisnis, 4(2), 87–96.
Pradana, Y. (2025). Peran mahasiswa dalam penguatan UMKM melalui program kampus merdeka. Jurnal Pengabdian Inovatif, 9(1), 12–21.
Putri, V., & Lestari, A. (2023). Strategi digital marketing untuk penguatan daya saing UMKM lokal. Jurnal Komunikasi Bisnis, 6(2), 75–86.
Rahmawati, D., Nugroho, F., & Utami, E. (2021). Kontribusi UMKM terhadap pembangunan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Daerah, 9(3), 133–142.
Santoso, B., & Rahayu, T. (2022). Analisis strategi penjualan konvensional pada pengrajin tradisional di masa pandemi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(2), 99–107.
Setiawan, T., & Rini, P. (2021). Pendampingan pembukuan sederhana bagi UMKM berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri, 3(4), 255–263.
Siregar, M., & Dewantara, R. (2024). Pemanfaatan media digital dalam pemasaran produk UMKM berbasis budaya lokal. Jurnal Manajemen dan Teknologi, 12(1), 44–53.
Sutopo, H. (2020). Penguatan peran UMKM dalam struktur ekonomi nasional. Jurnal Pembangunan Ekonomi Nasional, 8(2), 120–129.
UNDP Indonesia. (2022). Laporan capaian SDGs Indonesia 2022. United Nations Development Programme Indonesia.
Wibowo, A., & Prasetyo, L. (2022). Kebijakan pengembangan UMKM berbasis digital di Indonesia. Jurnal Kebijakan Ekonomi, 14(1), 50–60.
Wulandari, D. (2018). Makna simbolik dan sejarah tenun lurik Jawa. Jurnal Antropologi Indonesia, 39(2), 77–88.
DOI: https://doi.org/10.31004/abdira.v6i1.1179
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Mira Erlinawati, Moh Muhtarom, Novemy Triyandari Nugroho, Citra Ayu Nur'aini, Cindy Nasywa Aurora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)
